Top Social

Image Slider

IBX59CC0B1F0120F

Kisah Triana Rachmawati Merajut Griya Schizofren

8/23/25

https://www.stafana.com/2025/08/Kisah-Triana-Rachmawati-Merajut-Griya-Schizofren.html


Kisah Triana Rachmawati dan Griya Schizofren. Kalau dipikir-pikir, banyak hal besar justru lahir dari sesuatu yang sederhana. Begitu juga kisah Griya Schizofren, yang bermula di sebuah ruangan kecil di Solo. Tahun 2014, Triana Rachmawati, bersama dua sahabatnya, Febrianti Dwi Lestari dan Wulandari punya satu mimpi sederhana: menemani orang dengan masalah kejiwaan (ODMK).


Awalnya, kegiatan mereka tidak rumit. Hanya ngobrol santai, menyanyi bareng, atau menemani saat beribadah. Tapi dari pertemuan kecil itu, tumbuh ikatan yang hangat. Mereka yang tadinya memilih diam mulai berani tersenyum. Keluarga yang awalnya merasa malu, pelan-pelan menemukan sahabat baru.



Triana sering bilang, “Kami bukan dokter, bukan psikolog. Kami hadir sebagai teman.” Dari situlah filosofi Griya lahir, bukan tempat penghakiman, tapi rumah persahabatan.



Ketika Dukungan Jadi Obat yang Tak Tertulis


https://www.stafana.com/2025/08/Kisah-Triana-Rachmawati-Merajut-Griya-Schizofren.html



Skizofrenia dan masalah kesehatan jiwa lainnya sering bikin keluarga merasa terasing. Bukan hanya soal biaya pengobatan, tapi juga soal stigma. Orang takut dicap, sehingga banyak yang memilih berdiam diri.



Griya Scizofren mencoba menjembatani itu dengan kegiatan kreatif. Ada kelas menggambar, bikin kerajinan, sampai belajar keterampilan sederhana. Hasil karya ODMK bahkan dipasarkan lewat usaha sosial bernama SOLVE (Souvenir & Love). Jadi ketika orang menerima undangan pernikahan atau souvenir buatan mereka, yang sampai bukan cuma barang, tapi juga pesan: “Kami mampu berkarya.”



Dampaknya terasa sampai ke keluarga. Dari rasa malu berubah jadi rasa bangga. Dari pasrah berubah jadi harapan. Griya Scizofren, bukan hanya tempat singgah ODMK, tapi juga ruang penyembuhan bagi keluarga.



Dari Solo, Menyebar Lebih Luas



Perjalanan Griya tidak sendirian. Ada relawan, mahasiswa, komunitas, sampai masyarakat yang ikut bergerak. Kolaborasi inilah yang bikin langkah kecil Triana bisa bergema lebih besar.



Tahun 2018, ia jadi finalis Diplomat Success Challenge (DSC) dan dapat dukungan usaha untuk memperkuat programnya. Lalu di 2023, kiprahnya diakui secara nasional lewat SATU Indonesia Awards bidang Kesehatan.



Buat Triana, penghargaan bukan soal plakat. Lebih dari itu, ini validasi atas perjalanan panjang: dari ruang kecil di Solo, kini menjelma jadi gerakan sosial yang berkelanjutan. Dukungan Astra juga membuka jalan kolaborasi lebih luas lewat program Desa Sejahtera Astra dan Kampung Berseri Astra. Artinya, dampak Griya kini melampaui batas kota, menjangkau lebih banyak ruang di Indonesia.



Merawat Harapan, Bukan Sekadar Mengobati



Kita tahu, skizofrenia memang belum ada obat yang benar-benar tuntas. Tapi pengobatan medis yang konsisten, ditambah dukungan keluarga dan lingkungan yang ramah, bisa bikin ODMK hidup lebih bermakna.



Dan Griya membuktikan itu. Mereka yang dulu dipinggirkan kini berkarya. Mereka yang dulu sunyi kini punya lingkar persahabatan. Seperti yang Triana yakini, kesehatan jiwa bukan cuma soal medis, tapi soal diakui sebagai manusia utuh.



 Satukan Gerak, Terus Berdampak



Kisah ini pas banget dengan tema Anugerah Pewarta Astra 2025: Satukan Gerak, Terus Berdampak. Dari langkah kecil, Triana berhasil menyatukan relawan, keluarga, masyarakat, hingga perusahaan. Semua bergerak bersama untuk satu tujuan: menghapus stigma dan merawat harapan.



Hari ini, Griya Schizofren bukan hanya rumah bagi ODMK, tapi juga simbol. Bukti nyata bahwa ketika kita bergandengan tangan, dampak baik bisa terus mengalir, dari ruang sederhana di Solo, menuju lebih banyak ruang di Indonesia.

Cerita Read Aloud Pertamaku di Ganesa Library

7/31/25
https://www.stafana.com/2025/07/cerita-read-aloud-pertamaku-di-ganesa.html


Sabtu, 26 Juli 2025 siang, aku akhirnya nyobain hal baru: jadi volunteer membaca nyaring di Ganesa. Deg-degan? Sedikit. Tapi juga excited karena ini salah satu hal yang udah lama pengin aku coba.


Jam 1 siang aku sampai di lokasi. Mereka baru aja kelar main lego lalu anak-anak udah duduk baris setelah dapat perintah dari tim Ganesa Library.


Masih semangat, masih heboh, tapi langsung duduk waktu aku mulai bacain buku. Judul bukunya Birthday Zoo by Deborah Rose, buku anak-anak berbahasa Inggris yang aku bacakan dulu aslinya, lalu aku terjemahkan dan ceritakan pakai bahasa Indonesia.


Aku berdiri agak jauh dari mereka. Bukunya kecil, jadi mereka sampai maju-maju pengin lihat gambarnya. Ada sekitar 20 anak plus orang tuanya. Beberapa ada yang masih kecil banget, ada yang sambil main mobil-mobilan. Tapi karena aku bacanya lantang, hampir semuanya tetap fokus.


What happened? Mereka dengerin. Mereka nyimak. Mereka jawab pertanyaan. Bahkan yang mukanya kelihatan tegang pun tetap angkat tangan, tetap antusias. Aku cuma bacain sekitar 15 menit, tapi rasanya lebih dari cukup buat bikin aku merasa: aku bisa!


https://www.stafana.com/2025/07/cerita-read-aloud-pertamaku-di-ganesa.html


Padahal jujur, aku belum makan siang. Badan udah capek dari pagi. Tapi lihat mereka duduk rapi, maju-maju, senyum-senyum pas aku cerita, semua capek langsung terbayar. Aku dapet energi. Aku ngerasa dihargai. Aku jadi lebih percaya diri.


Baca juga: Moment Hangan Read Aloud Bersama Pasien Rumah Sakit


Terima kasih buat tim Ganesa yang udah kasih aku kesempatan, udah dokumentasiin juga. Ini bukan cuma soal bacain buku, tapi soal melatih diri, berani tampil, dan membuka ruang sosial yang selama ini mungkin mulai tertutup.


Kalau kamu juga pengin nyobain baca nyaring di Ganesa, bisa kok. Cek Instagram mereka atau langsung chat via WhatsApp. Dijamin dibalas.


Dan siapa tahu, dari satu cerita kecil, kamu juga bisa pulang bawa rasa besar.

Recharge Energy di Tengah Kesibukan

7/29/25

Recharge Energy di Tengah Kesibukan: Cerita dari Ruang Infus. Beberapa hari lalu, aku lagi ada di fase hectic: kerjaan banyak, badan mulai kasih kode, kepala rasanya penuh to-do list yang nggak kelar-kelar. 


Tapi entah kenapa, di tengah padatnya aktivitas, aku ngerasa perlu pause sebentar. Bukan liburan jauh, cuma pengin ngerawat badan yang mulai ngasih sinyal capek.


Akhirnya aku mutusin buat nyempetin diri infus immune booster di RS Panti Waluyo Surakarta. Lokasinya ada di Gedung Rawat Inap Lantai 1. Tempatnya nyaman, adem, dan pelayanannya ramah banget. Jadwalnya fleksibel, bisa datang Senin–Sabtu jam 10.00–14.00 dan 18.00–20.00 WIB.


Pengalaman infusnya juga bikin tenang. Buat yang biasa disuntik, rasanya hampir nggak sakit. Aku bahkan dapet tips dari perawat: minum air putih cukup sebelum diinfus itu penting, karena bikin pembuluh darah lebih mudah terlihat, jadi proses infusnya lebih lancar.


Efeknya? Jujur, aku baru benar-benar ngerasain besok harinya.

Biasanya kalau Minggu aku ikut komunitas, aku cuma sanggup nongkrong 2–4 jam. Tapi kali ini aku bisa stay sampai 10 jam! Bener-bener kaget karena energiku kayak nggak habis-habis. Aku malah semangat ngobrol, ketawa, diskusi, sampai ngerasa badan pengin terus gerak dan produktif.


Baru ngeh, mungkin ini efek dari booster kemarin. Bukan cuma bikin badan terasa segar sesaat, tapi benar-benar bantu stamina buat aktivitas padat di hari-hari berikutnya.


https://www.stafana.com/2025/07/recharge-energy-di-tengah-kesibukan.html



Apa saja pilihannya?

Immune Booster 1 (Vitamin B1, B6, B12) : Rp225.000

Immune Booster 2 (Vitamin B1, B6, B12 + Vitamin C) : Rp275.000

Immune Booster 3 (Multivitamin komplit)  :  Rp350.000

Bonus: dapat snack gratis juga!


Buat kamu yang kerjanya padat, masih harus turun ke lapangan, jadi narasumber, atau lagi ngerasa gampang capek , cobain deh. Prosesnya nggak ribet, waktunya singkat sekitar 30 menit, tapi efeknya nyata.



Kadang kita lupa, kalau tubuh juga perlu “diisi ulang”. Bukan berarti manja, tapi memang perlu dirawat. 


Momen Hangat Hari Anak di RS Panti Waluyo Lewat Membaca Nyaring

7/26/25
https://www.stafana.com/2025/07/momen-hangat-hari-anak-di-rs-panti.html


Seru dan Hangat di Rumah Sakit Panti Waluyo: Merayakan Hari Anak Nasional 2025 Bersama Read Aloud Solo Raya. Dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional 2025, Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta mengajak Read Aloud Solo Raya untuk menghadirkan momen istimewa lewat kegiatan "Dongeng & Edukasi Kesehatan", Sabtu (26/7) di Ruang Bakung.



https://www.stafana.com/2025/07/Read-Aloud-di-RS-Panti-Waluyo.html?m=1

Acara ini diikuti oleh 10 peserta, terdiri dari anak-anak pasien dan pendamping orang tua yang ikut menemani. Selama 30 menit, Kak Nova dan Kak Stafa membacakan cerita dengan penuh ekspresi dan kehangatan. Anak-anak tampak antusias dan terhibur; beberapa anak bahkan ikut mengomentari isi buku. Kegiatan ini bukan sekadar hiburan tetapi juga menjadi ruang kecil untuk mengalihkan perhatian mereka dari rasa sakit, memberi semangat, dan menghadirkan suasana yang lebih ceria di tengah perawatan.


Setelah sesi membaca nyaing, para peserta diajak foto bersama dan masing-masing mendapatkan kenang-kenangan dari RS Panti Waluyo. Semoga mereka lekas pulih dan bisa kembali bermain sediakala.


Momen Hangat Hari Anak di RS Panti Waluyo Lewat Membaca Nyaring. Terima kasih untuk semua yang sudah terlibat. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi penguat bagi anak-anak dan keluarga di tengah proses penyembuhan. 

Bacain Buku Bareng Anak TK di Purbayan

5/1/25

https://www.stafana.com/2025/05/bacain-buku-bareng-anak-tk-di-purbayan.html


Rabu, 30 April 2025 kemarin, aku dapat kesempatan seru banget buat jadi kakak pembaca buku di TK BA  Aisyiyah Purbayan, Solo. Aku datang sebagai perwakilan dari Read Aloud Solo Raya, yang kali ini kolaborasi bareng teman-teman dari Komunikasi UMS. Temanya keren banget: Tingkatkan Literasi, Kreasi, dan Imajinasi.


Anak-anak yang ikut ada sekitar 40 orang, dari TK A dan TK B. Mereka duduk rapih meskipun, tetap dengan gaya lucu anak-anak yang nggak bisa diem. Aku bacain buku berjudul "Mata Doni Buram" yang durasinya cuma sekitar 10-15 menit. Tapi percaya deh, respon mereka tuh cepet banget! Baru beberapa halaman, eh mereka udah nimbrung jawab pertanyaan-pertanyaanku dengan semangat. Pertanyaanku seputar “Siapa yang suka baca buku?” , “Siapa yang doyan makan sayur?”Langsung banyak tangan kecil yang angkat tinggi-tinggi.


https://www.stafana.com/2025/05/bacain-buku-bareng-anak-tk-di-purbayan.html


Seri Anak Sehat: Mata Doni Buram

Pernah nggak sih, kamu lihat anak kecil yang mulai sering nyipit-nyipitin mata saat lihat papan tulis atau nonton TV? Nah, buku anak berjudul Mata Doni Buram ini ngajak kita ngikutin kisah Doni yang mulai ngerasa matanya nggak enak, tulisan di papan jadi buram, dan dia mulai kesulitan belajar.


Ceritanya ringan banget, tapi punya pesan yang penting: kalau mata mulai nggak nyaman, jangan ragu buat bilang ke orang tua dan periksa ke dokter. Lewat ilustrasi yang lucu dan warna-warni, buku ini ngajarin anak-anak bahwa pakai kacamata itu bukan hal yang memalukan, malah bisa bantu mereka lihat dunia dengan lebih jelas.


Menurutku, buku ini cocok banget buat dibacain bareng anak atau keponakan usia TK sampai SD kelas awal. Ceritanya relate, edukatif, dan bisa jadi bahan obrolan santai tentang pentingnya jaga kesehatan mata sejak kecil.


Gemes banget! Yang bikin aku terharu, mereka beneran antusias. Ceritanya nyampe ke mereka, dan mereka juga nggak malu buat ngobrol balik. Di situlah aku makin yakin kalau kegiatan sederhana kayak gini bisa jadi momen penting buat menumbuhkan minat baca dan daya imajinasi anak-anak. Aku seneng banget bisa jadi bagian dari kegiatan ini.


https://www.stafana.com/2025/05/bacain-buku-bareng-anak-tk-di-purbayan.html


Kenapa aku memilih buku ini:

Karena pakai kacamata sejak SD. Dulu aku tuh sering mikir kalau orang yang pakai kacamata itu kelihatan keren dan pintar. Karena pengin kayak gitu, aku sengaja banget nonton TV dari jarak dekat (iya, dekat banget!), sampai akhirnya di kelas 3 atau 4 SD, mataku mulai nggak jelas lihat papan tulis dan sejak itu, aku resmi jadi anak berkacamata. Sekarang? Jujur aja, nyesel. Tapi ya udah lah ya, namanya juga masa kecil penuh eksperimen.


Sekarang aku cuma bisa berharap, semoga anak-anak zaman sekarang makin cinta sama buku. Baca bukunya di tempat yang terang ya, jangan di tempat gelap. Dan semoga bisa ngurangin waktu main HP, biar nggak cuma scroll-scroll doang tapi juga bisa tumbuh jadi anak yang cerdas dan kritis.


Semoga makin banyak acara seru kayak gini di sekolah-sekolah lain, biar makin banyak anak yang jatuh cinta sama buku dan cerita. Sampai jumpa di kegiatan baca bareng selanjutnya, ya!


Nikmati Lunch Buffet Tanpa Bosan di Grand Rohan Jogja

9/7/24
https://www.stafana.com/2024/09/buffet-tanpa-bosan-di-Hotel-Grand-Rohan.html


Grand Rohan, hotel syariah bintang empat di Jogja, menghadirkan makan siang dengan tema berbeda setiap hari. Mengusung konsep All You Can Eat Lunch Buffet, mereka menyajikan hidangan spesial untuk para penggemar kuliner lokal maupun internasional. Nikmati Lunch Buffet Tanpa Bosan di Grand Rohan Jogja. Beragam hidangan dari berbagai belahan dunia, semuanya dalam satu tempat. Hotel Syari'ah ini menjadi hotel syari'ah terbaik di Yogyakarta. 


AYCE Lunch Buffet Grand Rohan tersedia setiap hari dari Senin sampai Sabtu. Setiap hari punya tema yang berbeda-beda, jadi ada enam tema dalam seminggu. Menu highlight-nya pun berbeda setiap minggunya, jadi kamu nggak akan bosan menikmati makan siang di sini. 


Menu yang disajikan bukan cuma enak di lidah, tapi juga menggoda dengan aromanya dan terlihat cantik. Buffet Lunch ini bisa dinikmati dari jam 12.00 sampai 14.00 WIB, pas banget untuk makan siang, dan diadakan di Seroja Restaurant.


Ada tiga pilihan tempat duduk: di dalam ruangan dengan suasana hangat dan nyaman, semi-outdoor yang lebih terbuka, atau outdoor dengan pemandangan taman dan kolam ikan. Jangan khawatir, buffet dan stall-nya ada di dalam maupun di luar ruangan.


Harga untuk makan siang spesial ini adalah Rp150.000 net/orang. Semua hidangannya halal dan bisa dinikmati oleh siapa saja, bahkan yang bukan tamu hotel pun bisa datang hanya untuk makan. Berikut ini tema harian untuk AYCE Lunch Buffet di Grand Rohan Jogja:



ALL YOU CAN EAT LUNCH BUFFET 

HOTEL GRAND ROHAN JOGJA 


SENIN – EAT IS MONDAY

Mulai hari Senin dengan semangat, nikmati sajian spesial pilihan Chef. Menu-menu signature dan favorit dari Seroja Restaurant siap menemani harimu.


SELASA – SELASA NUSANTARA

Hari Selasa khusus untuk menikmati kuliner Nusantara dari berbagai daerah di Indonesia. Setiap minggu, highlight-nya berganti, memperkenalkan masakan khas dari berbagai daerah, mulai dari Papua hingga Aceh.


RABU – ASIAN CULINARY

Buat kamu yang suka kuliner Asia, hari Rabu adalah surganya! Ada berbagai menu dari negara Asia seperti Jepang, Korea, Thailand, Malaysia, dan lainnya. Setiap minggu, ada satu negara yang jadi sorotan, tapi tetap ada menu dari negara-negara Asia lainnya.


https://www.stafana.com/2024/09/buffet-tanpa-bosan-di-Hotel-Grand-Rohan.html


KAMIS – WESTIVAL

Nikmati sajian khas Eropa, atau biasa disebut Western Food, di hari Kamis. Ada berbagai hidangan dari Italia, seperti pizza dan pasta, serta roti dan crepes dari Perancis, dan masih banyak lagi.


JUMAT – JUMAT BAROKAH

Spesial di hari Jumat, kamu bisa menikmati sajian lokal dan internasional sekaligus. Kombinasi makanan dari Indonesia, Asia, dan Eropa ada di Seroja Restaurant. Lengkap dan tersedia di beberapa station.


SABTU – PASAR TUMPLEK

Sabtu adalah hari untuk menikmati hidangan seafood segar dan masakan khas Seroja. Ada berbagai sajian dari laut seperti ikan, kerang, dan lainnya. Yang lebih menarik lagi, ada live cooking, jadi semua makanan dibuat langsung dan segar.


Jadi, kalau kamu lagi di Jogja dan ingin Nikmati Lunch Buffet Tanpa Bosan di Grand Rohan Jogja yang beragam tanpa harus repot, siap memanjakanmu. Setiap harinya ada tema berbeda yang bikin kamu nggak bakal bosan.

Launching Voice People Jogja & Voice Clinic

9/3/24
https://www.stafana.com/2024/09/launching-voice-people-jogja.html


Hai, teman-teman! Kemarin, tanggal 31 Agustus 2024, aku berkesempatan menghadiri acara Launching Voice People Jogja & Voice Clinic di Internet Learning Cafe,Yogyakarta, dan rasanya nggak bisa menahan diri untuk berbagi pengalaman ini dengan kalian.


Setelah melihat postingan brosur acara ini di Instagram Voice People Jogja, aku langsung daftar saat itu juga! Iya, mungkin aku adalah orang pertama yang transfer biayanya, hanya Rp75.000.


Menurutku sangat terjangkau untuk acara sebagus ini. Lokasinya di Yogyakarta, yang bisa aku akses dengan mudah menggunakan KRL dari Solo, salah satu alasan kenapa aku nggak berpikir dua kali untuk ikut.


Launching Voice People Jogja & Voice Clinic


https://www.stafana.com/2024/09/launching-voice-people-jogja.html


Acara ini dipandu oleh Bimo Kusumo dan Binta Nadhila, yang membahas tentang dasar-dasar voice-over. Sebagai seseorang yang sudah berkecimpung di dunia dubber sejak 2017, aku merasa materi ini sangat relevan untuk mengasah kemampuan dasar yang mungkin sudah lama aku tahu, tapi jarang aku aplikasikan dengan benar.


Ada enam teknik dasar yang dibahas di sini, dan meskipun aku sudah familiar dengan materinya, tetap saja aku merasa harus serius mempraktikkannya. 


Selain sesi day 1, ada juga sesi day 2 Voice Clinic di Lor by Awor Yogyakarta yang sayangnya tidak sempat aku ikuti, karena langsung praktik di Studio. Materi lebih mendalam dan membutuhkan investasi lebih. Tapi kalau ada kesempatan, aku pasti tertarik untuk ikut di lain waktu.


Aku tiba di lokasi acara sekitar jam 09.00 pagi, dan aku sangat terkesan karena acara ini dimulai tepat waktu, jam 10.00 pagi, yang jarang terjadi di acara-acara lain di Indonesia.


Meski acaranya harusnya selesai jam 16:00, ternyata molor karena antusiasme peserta yang begitu tinggi untuk bertanya. Aku sendiri sempat ingin bertanya, tapi sayangnya nggak sempat dipanggil.


https://www.stafana.com/2024/09/launching-voice-people-jogja.html


Meskipun begitu, aku senang sekali karena di akhir acara aku berhasil foto bareng dengan Bimo Kusumo dan Binta Nadhila. 


Oh ya, ada juga sesi tentang personal branding yang dibawakan oleh Dhanu Riza. Materi ini juga sebenarnya sudah aku dengar dari kakakku, tapi tetap saja seru untuk mendengar dari sudut pandang yang berbeda.


Akhirnya, aku pulang ke Solo dengan perasaan puas dan penuh semangat untuk segera mempraktikkan ilmu yang aku dapat. Bulan baru ini jadi momen yang tepat untuk mulai belajar otodidak lagi.


Kenapa Aku Gabung di Voice People Jogja?


Voice Institute Indonesia merupakan salah satu pionir platform belajar bagi para voice talent di Indonesia. Berdiri sejak 2019, mereka menyediakan berbagai layanan mulai dari webinar, workshop, event offline, hingga kampanye digital.


Jadi, kenapa aku memutuskan untuk bergabung dengan Voice People Jogja? Alasannya sederhana: aku butuh lingkungan yang positif, di mana kita bisa berbagi minat yang sama. Kebetulan, event ini diadakan di Yogyakarta, yang masih dekat dengan tempat tinggalku di Solo. Dengan jarak yang relatif dekat, aku bisa ikut acara-acara mereka tanpa harus berpikir panjang.


Sebagai seseorang yang sudah pernah terjun di dunia dubber, termasuk mengisi suara karakter jahat "Sarah" dalam animasi "Riska dan si Gembul," yang sempat tayang di beberapa stasiun TV seperti MNCTV, Trans7, dan RTV, aku merasa butuh memperdalam skill-ku.


Meskipun orang sering melihat pekerjaan ini dengan penuh kekaguman, aku sendiri merasa masih banyak yang harus dipelajari. Animasinya memang sedang off setelah pandemi, tapi karakter ini tetap menjadi bagian penting dari perjalanan karirku.


https://www.stafana.com/2024/09/launching-voice-people-jogja.html


Dengan rezeki yang selama ini datang dari konten dan ngeblog, aku ingin terus mengembangkan diri. Komunitas seperti Voice People Jogja adalah tempat yang tepat untuk itu.


Harapanku, komunitas ini bisa benar-benar sukses dan berkembang, bukan hanya sebagai wadah untuk ngobrol-ngobrol atau sekadar kumpul tanpa arah. Aku ingin komunitas ini menjadi tempat di mana kita bisa latihan voice-over bersama, saling berbagi pengetahuan, dan tumbuh bersama.


Kalau ada rezeki, aku juga berharap bisa ikut Voice Clinic yang diadakan di Jakarta nanti. Semoga semuanya berjalan lancar dan sukses, tidak hanya untuk event kali ini, tapi juga untuk event-event selanjutnya.


Acaranya seru dan ilmu baru, penuh doorprize, dan meskipun capek, semangat para peserta dan panitia luar biasa. Salut dan sukses terus untuk Voice Institute Indonesia!



Merayakan Diri di Grand Rohan Yogyakarta

8/28/24
https://www.stafana.com/2024/08/merayakan-diri-di-grand-rohan-yogyakarta.html


Tahun 2024 ini terasa berbeda dengan banyak perubahan yang kualami. Aku memutuskan untuk merayakan diri sendiri di Yogyakarta, kota yang dekat dengan tempat kelahiranku di Solo. Aku suka naik KRL, dan kali ini aku beruntung bisa menginap di Grand Rohan Yogyakarta pada 25-26 Agustus 2024. Kamu yang mencari tempat istirahat yang nyaman dan makanan yang enak, Grand Rohan Yogyakarta wajib masuk dalam daftar staycation-mu berikutnya!



Pengalaman Menginap di Grand Rohan Yogyakarta



Merayakan Diri di Grand Rohan Yogyakarta - Hari itu dimulai dengan kegiatan yang sudah lama ingin kucoba, yaitu belajar Latte Art. Setelah kegiatan pagi yang seru, aku sampai di Grand Rohan Yogyakarta sekitar jam 6 sore. Begitu masuk kamar, aku mendapatkan sambutan berupa cheesecake yang lucu dan enak. Aku langsung merasa nyaman.


Kamarnya luas, bersih, dan dilengkapi dengan segala yang dibutuhkan, termasuk Al-Quran, mukena, sajadah, dan arah kiblat yang jelas. Ada juga balkon dengan pemandangan Gunung Merapi kalau cuaca sedang cerah.


Kolam renangnya berada di bawah, dan area ini bebas asap rokok kecuali di balkon, yang buatku sangat nyaman. Plus, air panas di kamar mandi cepat sekali keluar, jadi nggak perlu nunggu lama. Terima kasih banyak untuk fasilitas kamarnya!


https://www.stafana.com/2024/08/merayakan-diri-di-grand-rohan-yogyakarta.html


Untuk afternoon meals, aku menikmati Meat Lover Pizza, Seroja Platter, Dimsum, dan Ice Lemon Tea. Saat makan malam, aku memilih area semi-outdoor Lembayung Senja yang memiliki halal bar.


Di sini kamu bisa menikmati berbagai minuman dari kopi hingga mocktail yang menyegarkan. Menu dinner yang kucoba antara lain burger Grand Rohan, nasi goreng Seroja, sup iga sumsum, bakmi jawa goreng, tomyam seafood, dan pasta Carbonara.



https://www.stafana.com/2024/08/merayakan-diri-di-grand-rohan-yogyakarta.html


Tomyam seafood menjadi favoritku karena rasanya yang asam segar dan sedikit pedas. Sebagai orang yang alergi udang, aku senang karena udangnya segar dan tidak bikin lidah gatal.


Nasi goreng Seroja memiliki rempah yang terasa, sup iga sumsumnya empuk, dan bakmi jawa gorengnya manis khas Jawa banget. Pasta Carbonara juga enak, dengan keju dan susu yang berasa serta porsi yang besar.


https://www.stafana.com/2024/08/merayakan-diri-di-grand-rohan-yogyakarta.html



Grand Rohan juga memiliki Seroja Restaurant, indoor resto yang menjadi area makan utama di Grand Rohan Jogja, terutama untuk sarapan pagi. Untuk breakfast di hari Senin, di area indoor tersedia nasi goreng Yung-Chaw, soto Lamongan, ramesan nasi uduk, steam fish oyster, dan chicken khuluyuk.


Sementara di area outdoor ada pasta corner, takoyaki, bubur mutiara, beras kencur, kunyit asam, dan hot ginger.



https://www.stafana.com/2024/08/merayakan-diri-di-grand-rohan-yogyakarta.html
Bebek Goreng Mataram (sebelah kiri)


Saat lunch, aku berada di Anggur Laut, area outdoor resto dengan konsep garden di bawah rindangnya tanaman anggur laut, yang menjadi tempat yang nyaman untuk makan siang. menu di area indoor meliputi bakso Malang, gorengan, nasi krawu Gresik, ikan goreng sambal matah, nasi tutuk oncom, rujak ice cream, crepes, dan es kuwut. Di area outdoor, aku bisa menikmati tomyam, ayam bakar percik, fish teppan, dan beef krengsengan.


Baca juga: MENU LUNCH BUFFET HOTEL GRAND ROHAN JOGJA



Grand Rohan Yogyakarta

Hotel MICE bintang 4



Grand Rohan Jogja adalah hotel MICE bintang 4 yang mengusung konsep syariah sebagai nilai utama yang diterapkan dalam manajemen hotel. Hotel ini memiliki 185 kamar dengan berbagai tipe, seperti Deluxe, Deluxe Balcony, Family Suite, Family Pool Access, Executive Suite, Business Suite, Premium Suite, Heritage Suite, dan Grand Rohan Suite. Jadi, kamu bisa memilih kamar yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensimu.


Hotel ini juga punya paket makan siang all you can eat setiap hari Senin sampai Sabtu dari pukul 11.30 sampai 14.00 di Seroja Restaurant, dengan tema yang berbeda tiap hari, seperti perpaduan menu western dan tradisional, hidangan nusantara, kuliner Asia, makanan western, kuliner Timur Tengah, hingga kombinasi kuliner nusantara dan tradisional. Harganya Rp 150.000 per orang, cukup menggiurkan, terutama buat pecinta kuliner.


https://www.stafana.com/2024/08/merayakan-diri-di-grand-rohan-yogyakarta.html


Selain itu, hotel ini punya koleksi motor dan mobil antik di lobi, yang menambah daya tarik unik. Kalau kamu datang bersama keluarga, ada Kids-Venture Playground di dekat kolam renang, jadi anak-anak juga bisa bersenang-senang.


Tasneem Swimming Pool punya kolam dengan kedalaman bervariasi, termasuk area khusus anak-anak. Buat yang tetap ingin aktif, Fit-Venture Fitness Centre menyediakan fasilitas lengkap untuk olahraga. Masjid Al Mi’raj yang berada di satu lantai dengan lobi juga menyediakan tempat sholat berjamaah yang nyaman.


Kalau kamu berencana mengadakan acara outdoor, Riaz Garden yang berada di belakang hotel bisa jadi pilihan yang ideal, baik untuk wedding, gathering, atau sekadar berolahraga.



Mengungkap Keindahan Desa Wisata Wayang Sidowarno

8/22/24

https://www.stafana.com/2024/08/mengungkap-keindahan-desa-sidowarno.html


Mengungkap Keindahan Desa Sidowarno - Desa Sidowarno, terletak di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, adalah desa yang tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya tetapi juga dengan tradisi kerajinan wayang kulitnya.


Desa ini memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak tahun 1960, ketika Mbah Hadi Kasimo pertama kali memperkenalkan seni wayang kulit kepada masyarakat setempat. Kini, setelah lebih dari 60 tahun, kerajinan wayang kulit di Sidowarno telah menjadi simbol budaya yang kuat dan bagian penting dari identitas desa ini.


Warisan Budaya dari Mbah Hadi Kasimo


https://www.stafana.com/2024/08/mengungkap-keindahan-desa-sidowarno.html


Kerajinan wayang kulit di Desa Sidowarno pertama kali dikembangkan oleh Mbah Hadi Kasimo pada tahun 1960.


Sejak saat itu, tradisi ini terus dilestarikan oleh generasi demi generasi. Saat ini, terdapat sekitar 75 perajin wayang kulit yang masih aktif, mengolah kulit sapi, kerbau, dan kambing menjadi karya seni yang memukau.


Dengan semakin terkenalnya kerajinan ini, Desa Sidowarno resmi dinyatakan sebagai desa wisata wayang oleh Pemerintah Kabupaten Klaten pada tahun 2020.


Menjadi Destinasi Wisata Resmi pada Tahun 2020


Sejak diresmikan sebagai desa wisata wayang, Sidowarno telah menjadi tujuan wisata yang menarik bagi banyak orang. Wayang kulit di sini terkenal karena kualitasnya, dengan kulit sapi sebagai bahan utama yang digunakan.


Di sini juga sering diadakan pagelaran wayang kulit, baik oleh orang-orang sepuh maupun generasi muda. Desa ini memiliki luas sekitar 277,8 hektar dan lebih tepatnya terletak di Desa Butuh. Desa ini dikelilingi oleh aliran sungai yang menambah suasana semakin asri dan nyaman.


Langkah Membuat Wayang Kulit 


https://www.stafana.com/2024/08/mengungkap-keindahan-desa-sidowarno.html


Proses pembuatan wayang kulit di Desa Sidowarno adalah seni yang memerlukan ketelitian dan keterampilan tinggi. Berikut adalah langkah-langkah dalam pembuatan wayang kulit:


  • Pemilihan Kulit: Kulit sapi atau kerbau yang sudah disamak dipilih untuk dijadikan bahan dasar. Kulit berkualitas tinggi diperlukan untuk memastikan wayang yang dihasilkan kuat dan tahan lama.
  • Perataan Kulit: Kulit diratakan menggunakan alat khusus hingga permukaannya halus. Proses ini penting untuk memastikan detail ukiran terlihat jelas.
  • Penggambaran Pola: Pola wayang digambar di atas kulit menggunakan pensil atau alat penanda. Pola ini harus akurat sesuai dengan karakter wayang yang ingin dibuat.
  • Pengukiran: Setelah pola digambar, kulit diukir menggunakan alat pahat khusus. Proses ini memerlukan ketelitian dan keterampilan tinggi untuk menghasilkan detail yang indah.
  • Pewarnaan: Wayang yang sudah diukir kemudian diberi warna dengan cat khusus agar tampak cerah dan tidak mudah pudar.
  • Pemasangan Sangkang: Sangkan atau tangkai dipasang pada wayang, biasanya terbuat dari tanduk kerbau yang dibentuk rapi.
  • Penyempurnaan: Tahap akhir adalah pemeriksaan dan penyempurnaan wayang. Jika perlu, wayang dipernis agar lebih mengkilap dan terlindungi dari kerusakan.

Menjelajahi Tradisi dan Kebudayaan Lokal


https://www.stafana.com/2024/08/mengungkap-keindahan-desa-sidowarno.html


Selama berada di Desa Sidowarno, aku berkesempatan untuk belajar langsung cara membuat wayang kulit dan proses kaligrafi dari kulit kambing. Selain itu, aku juga mencoba berbagai permainan tradisional seperti memanah, belajar membuat baju pengantin yang penuh payet, dan berlatih keterampilan membuat wayang.

Tak lupa, aku juga menikmati suasana hangat dan ramah dari masyarakat desa sambil menyeruput jamu yang disajikan dengan senyuman.

Pengakuan sebagai Salah Satu dari 75 Desa Wisata Terbaik


Baru-baru ini, Desa Sidowarno meraih penghargaan yang membanggakan dengan masuk dalam daftar 75 Desa Wisata Terbaik di Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023.

Pengakuan ini merupakan pencapaian besar bagi masyarakat Sidowarno, menegaskan bahwa desa ini bukan hanya sekadar tempat yang kaya akan budaya, tetapi juga destinasi wisata yang patut dikunjungi.

Menghargai Tradisi dan Keberagaman di Desa Sidowarno


Kunjungan ke Desa Sidowarno adalah pengalaman yang penuh makna. Di sini, aku merasakan langsung nilai-nilai kesederhanaan, kebersamaan, dan kekeluargaan yang menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat desa.

Mengungkap Keindahan Desa Sidowarno ditambah dengan makanan khas desa yang langka ditemukan di tempat lain dan sambutan hangat dari mbok-mbok yang baik hati, pengalaman ini memberikan nuansa keakraban dan kehangatan yang sulit ditemukan di tempat lain.

Petani Millenial Sukses Budi Daya Aloe Vera

8/17/24
https://www.stafana.com/2024/08/petani-millenial-sukses-budi-daya-aloevera.html


Kisah Sukses Petani Millenial dengan Aloe Vera di Gunung Kidul - Mengenal Alan Effendi dan Aloe Land. Di sebuah desa kecil bernama Katongan di Gunungkidul, terdapat seorang pemuda inspiratif bernama Alan Effendi.


Sejak tahun 2014, Alan berhasil menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya melalui Kampung Edukasi Aloe Land. Tempat ini tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga memberikan pengetahuan tentang tanaman lidah buaya atau aloe vera.


Perjalanan Alan Menuju Kesuksesan


Alan Effendi, asli dari Desa Katongan, meraih prestasi gemilang dengan menjadi salah satu pemenang ASTRA Satu Indonesia Award 2021. Penghargaan ini diperoleh berkat dedikasinya dalam mengembangkan usaha budi daya dan pengolahan lidah buaya dengan merek RASANE VERA.


Pada tanggal 10 Juni 2021, Alan mendaftar dalam kategori kewirausahaan, yang menitikberatkan penilaian pada dampak positif usaha terhadap lingkungan dan perekonomian masyarakat sekitar.


Tantangan dan Perjuangan


https://www.stafana.com/2024/08/petani-millenial-sukses-budi-daya-aloevera.html


Di awal usahanya, Alan menghadapi berbagai tantangan. Produk minuman aloe vera yang diproduksinya pada tahun 2015 memiliki banyak kekurangan, seperti rasa yang kurang enak, tekstur berlendir, tidak tahan lama, dan menyebabkan rasa gatal di tenggorokan.


Namun, Alan tidak menyerah. Dengan ketekunan, ia terus mengembangkan formulanya, dan pada tahun 2019, berhasil menciptakan minuman aloe vera yang dapat dinikmati konsumen. Kini, produk tersebut sudah tersebar di berbagai toko oleh-oleh di Pulau Jawa hingga ke Bogor dan Jakarta.


Proses Produksi dan Keterlibatan Masyarakat


Dalam proses produksi, Alan melibatkan ibu-ibu dan kaum millenial secara seimbang. Sekitar 50% ibu-ibu terlibat dalam proses panen dan pengupasan, sedangkan 50% lainnya, yang terdiri dari kaum millenial, bertanggung jawab dalam proses pengemasan.


Aloe vera sendiri hanya dipanen setahun sekali, dan perawatannya tergolong mudah karena hampir tidak ada hama yang menyerang. Tanaman ini bisa tumbuh dengan baik tanpa perlu disiram secara rutin, tetapi untuk keperluan panen, tanaman ini tetap disiram dan diberi pupuk organik.


https://www.stafana.com/2024/08/petani-millenial-sukses-budi-daya-aloevera.html


Produk Olahan Lidah Buaya


Selain minuman aloe vera, Alan juga mengembangkan berbagai produk olahan berbahan dasar lidah buaya, seperti aloe vera chips, nata de aloe vera, dan aloe vera cube drink. Produk-produk ini dijual dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp10.000.


Pemberdayaan Masyarakat dan Peran Pemuda


Pada awalnya, banyak yang meremehkan usaha Alan, termasuk para ibu-ibu di desanya. Namun, Alan terus mengkampanyekan pentingnya budi daya lidah buaya, khususnya kepada para ibu rumah tangga.


Pada tahun 2018, mereka mulai tertarik dan belajar merawat tanaman ini. Hingga tahun 2023, ibu-ibu di desanya telah berhasil mengolah lidah buaya menjadi produk seperti dodol, permen, dan produk turunan lainnya.


Peran generasi millenial dan karang taruna di desa juga sangat penting dalam pengembangan usaha ini. Mereka membantu dalam produksi dan juga memandu tamu yang datang ke Aloe Land.


Tempat ini terbuka untuk umum, termasuk pelajar yang ingin belajar tentang budi daya aloe vera, branding, legalitas, dan pemasaran.


Kiat Sukses Ala Alan Effendi


https://www.stafana.com/2024/08/petani-millenial-sukses-budi-daya-aloevera.html


Dalam sebuah acara Roadshow Lomba Foto dan Anugerah Pewarta ASTRA 2024 di Lokananta Solo, Alan Effendi berbagi tips berharga dalam memulai wirausaha. Menurut Alan, penting untuk bergabung dengan komunitas yang tepat, khususnya komunitas entrepreneur.


Dengan bergabung dalam komunitas ini, kita bisa mendapatkan dukungan, berbagi pengalaman, dan menemukan solusi untuk tantangan yang dihadapi.


Dukungan dari Komunitas Digital Content Creators (DCC) Indonesia dan Solopos Media Group turut mendorong keberhasilan acara roadshow kali ini.


Aloe Land: Simbol Keberhasilan dan Pemberdayaan


Kisah Sukses Petani Millenial dengan Aloe Vera di Gunung Kidul - Melalui kerja keras dan dedikasinya, Alan Effendi menciptakan sesuatu yang lebih dari sekadar usaha.


Aloe Land bukan hanya tempat belajar budi daya aloe vera, tetapi juga simbol keberhasilan dan pemberdayaan masyarakat di desanya. Alan membuktikan bahwa dengan semangat millenial, inovasi, dan keberanian untuk mengambil risiko, semua hal bisa dicapai.





Sumber foto: instagram @Rasanevera

Langkah Demi Langkah Mengatasi NPD Bersama Kartika Soeminar

8/2/24

 https://www.stafana.com/2024/08/langkah-demi-langkah-mengatasi-gangguan-narsistik.html



Langkah Demi Langkah Mengatasi NPD Bersama Kartika Soeminar - Minggu lalu, aku berkesempatan menghadiri sebuah acara yang diadakan di Aston Hotel Solo. Acara ini dimulai pukul 11.00 WIB dan berlangsung hingga selesai, membahas topik yang sangat relevan dan penting yaitu Gangguan Kepribadian Narsistik (NPD). Acara tersebut merupakan bagian dari kampanye bertajuk #BrokenButUnbroken yang diinisiasi oleh Kartika Soeminar.


Apa Itu NPD?

Gangguan Kepribadian Narsistik (Narcissistic Personality Disorder/NPD) adalah suatu kondisi kesehatan mental yang ditandai oleh pola perilaku yang mencerminkan grandiositas (rasa penting diri yang berlebihan), kebutuhan berlebihan untuk dikagumi, dan kurangnya empati terhadap orang lain.


Orang dengan NPD seringkali memiliki keyakinan yang tidak realistis tentang diri mereka sendiri, cenderung memperbesar pencapaian mereka, dan sering memanfaatkan orang lain untuk mencapai tujuan mereka sendiri.


Ciri-ciri NPD meliputi:

  • Grandiositas: Keyakinan bahwa mereka lebih penting atau lebih unggul daripada orang lain.
  • Kebutuhan untuk Dikagumi: Kebutuhan konstan untuk pujian dan perhatian dari orang lain.
  • Kurangnya Empati: Ketidakmampuan atau ketidakinginan untuk memahami dan merasakan perasaan orang lain.
  • Manipulatif: Sering kali menggunakan orang lain untuk mencapai tujuan pribadi mereka.
  • Eksploitasi Interpersonal: Menggunakan hubungan dengan orang lain untuk keuntungan pribadi.
  • Perasaan Hak: Menganggap bahwa mereka berhak mendapatkan perlakuan khusus atau keuntungan lebih dari orang lain.


Gejala ini biasanya mulai terlihat pada usia dewasa muda dan dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan seseorang, termasuk hubungan pribadi, pekerjaan, dan kehidupan sosial. Mengidentifikasi dan memahami NPD penting untuk mengelola interaksi dengan pengidapnya dan menjaga kesehatan mental kita sendiri.

https://www.stafana.com/2024/08/langkah-demi-langkah-mengatasi-gangguan-narsistik.html


Siapa itu Kartika Soeminar ?

Kartika Soeminar, seorang NPD abuse survivor, berbagi pengalaman hidupnya yang menyakitkan sebagai korban NPD selama 23 tahun.


Dalam kampanye ini, Kartika bersama Komunitas Emak Blogger (KEB) melakukan perjalanan ke berbagai kota besar di Indonesia untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama perempuan, mengenai pentingnya mengenali NPD dan cara menghadapinya. Kampanye ini sudah berlangsung di lima kota yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Solo.


Dalam acara tersebut, Dra. Probowatie Tjondronegoro, M.Si., Psikolog, seorang psikolog senior, menjelaskan bahwa pengidap NPD seringkali tidak menyadari bahwa mereka memiliki ciri-ciri tersebut.


Mereka biasanya memuji diri sendiri secara berlebihan, manipulatif, butuh dikagumi, dan kurang empati terhadap lingkungan sekitar. Menurut Dra. Probowatie, pola asuh di masa kecil yang terlalu sering mendapat pujian bisa menjadi penyebab utama munculnya gejala NPD ini.


Untuk menghadapi orang dengan gangguan NPD, Dra. Probowatie memberikan lima langkah psikologis yang bisa diterapkan:


1. Menetapkan Batasan 

Pertama, sangat penting untuk menetapkan batasan. Kita perlu memperkuat diri sendiri agar tidak terlalu terpengaruh oleh tindakan pengidap NPD. Bersikap cuek dan mengurangi interaksi dengan mereka adalah cara efektif untuk menjaga kesehatan mental kita.


2.  Afirmasi Positif  

Setiap hari, beri diri sendiri dorongan positif. Ucapkan kalimat yang bisa memperkuat mental seperti "saya semakin kuat, saya bisa menghadapi semua." Meskipun terdengar sederhana, kalimat ini memiliki kekuatan besar untuk membuat hidup kita lebih kuat.


3. Journaling

Cobalah teknik journaling sebagai terapi. Ambil kertas kosong, tulis dan gambarlah semua perasaan dan emosi terhadap pengidap NPD. Setelah itu, robek dan buang kertas tersebut. Ini bisa membantu melepaskan rasa frustrasi dan kemarahan.


4. Pendekatan Spiritual

Tingkatkan kegiatan spiritual dan mohonlah kekuatan mental serta kesehatan jasmani dalam menghadapi orang dengan NPD. Doakan agar kita mampu mengendalikan diri dalam berbagai situasi saat berhadapan dengan mereka.


5. Konsultasi dengan Ahli 

Temui dan konsultasikan kondisi mental kita dengan ahli jiwa untuk mendapatkan saran dan cara terbaik dalam menghadapi orang dengan NPD.


Baca juga artikel di bawah ini:

Camping Bersama Keluarga Agar Tidak Stress

https://www.stafana.com/2024/08/langkah-demi-langkah-mengatasi-gangguan-narsistik.html


Kampanye #BrokenButUnbroken ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang NPD dan memberikan dukungan kepada mereka yang menjadi korban. Kartika Soeminar sangat berdedikasi dalam kampanye ini, mengeluarkan banyak waktu, tenaga, dan biaya untuk menjangkau lebih banyak orang.


Selain itu, Kartika juga menciptakan lagu yang terinspirasi dari pengalamannya sebagai korban NPD, dengan harapan lagu tersebut bisa menjadi sumber kekuatan bagi mereka yang mengalami hal serupa.


Acara ini berlangsung selama dua jam dan ditutup dengan sesi curhat dari para audiens. Kami juga diajari cara-cara terapi untuk menenangkan teman yang mengalami panic attack, seperti mengelus punggungnya dan memberikan pelukan hangat.


Semoga kita semua, terutama para perempuan, bisa lebih fokus pada diri sendiri, menyebarkan kebaikan tanpa membanding-bandingkan pengalaman trauma kita. Setiap orang punya perjuangan masing-masing dalam hidup. Aku berharap kampanye ini bisa menyebar ke seluruh Indonesia dan membawa manfaat bagi banyak orang.


Langkah Demi Langkah Mengatasi NPD Bersama Kartika Soeminar. Aku merasa sangat terinspirasi oleh semangat dan dedikasi Kartika dalam menyuarakan pentingnya kesehatan mental. Acara ini memberikan banyak wawasan dan cara praktis untuk menghadapi orang dengan gangguan NPD, sekaligus mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kesehatan mental dalam kehidupan sehari-hari.


#Narcisstic  #NPDSurvivor  #NPDAwareness  #BrokenButUnbroken  #BreakTheSilence  #KartikaSoeminarStory


Menikmati Masakan India Melayu di Nasgor Rempah Mbah Soleh

6/23/24

https://www.stafana.com/2024/06/menikmati-masakan-india-melayu-di-Solo.html


Hari ini aku mau berbagi pengalaman Little India di Solo: Menikmati Masakan India Melayu di Nasgor Rempah Mbah Soleh. Tempat makan ini baru di Kota Solo dengan makanannya yang serba masakan India dan harganya yang relatif terjangkau.


Pertama, aku mencoba Pani Puri. Dari dulu aku penasaran banget sama makanan ini. Pani Puri terdiri dari bola-bola kecil yang dibuat dari tepung gandum dan digoreng sampai kering dan berlubang di dalamnya. Cara makannya unik, tidak boleh digigit tapi langsung dimakan, setengah bola ini langsung dimakan setelah disajikan.


https://www.stafana.com/2024/06/menikmati-masakan-india-melayu-di-Solo.html


Harganya cuma 18.000 untuk 5 biji. Rasanya unik banget – asam, segar, dan kriuk-kriuk. Sulit dijelaskan karena ini pertama kalinya aku mencobanya.


Kedua, aku pesan Nasi Goreng Briyani. Nasi Briyani atau Biryani adalah hidangan nasi yang dimasak dengan rempah-rempah lalu ditambah dengan sayuran atau daging, berasal dari Anak Benua India. Di sini, rasanya penuh dengan rempah yang enak. Harganya juga murah, cuma 25.000.


Di dalamnya ada potongan daging kambing yang diiris tipis-tipis jadi gak alot. Porsinya banyak, sampai-sampai aku gak habis dan akhirnya bawa pulang sisanya. Ini favoritku di sini!


https://www.stafana.com/2024/06/menikmati-masakan-india-melayu-di-Solo.html


Kemudian, aku juga coba Roti Tandoori dengan kari kambing. Roti Tandoori adalah roti tradisional khas India yang bisa dikreasikan dengan berbagai isian.


Roti Tandoorinya sendiri memang gak banyak rasa dan teksturnya sedikit keras. Kari kambingnya rasanya gurih. Kambingnya juga cukup empuk. Tersedia juga kari ayam di sini. Dengan harga 17.000, porsinya lebih dari cukup.


https://www.stafana.com/2024/06/menikmati-masakan-india-melayu-di-Solo.html


Minumnya, aku pesan jeruk manis hangat yang harganya cuma 5000. Suasana di sini nyaman, mirip rumah makan pada umumnya dengan pilihan tempat duduk di meja atau lesehan, dan ada kipas angin. Ada juga toilet yang bersih. Dapur berada di depan dan tembok rumah makan ini bergambar ala India, menambah kesan autentik.


Secara keseluruhan, makan di sini rasanya unik, porsinya banyak, dan harganya terjangkau. Bagi siapa saja yang suka makanan berempah, Little India di Solo: Menikmati Masakan India Melayu di Nasgor Rempah Mbah Soleh layak dicoba!


Alamat: Jl. Dr. Wahidin No.7, Bumi, Kec. Laweyan, Kota Surakarta


Baca juga: Ayam Bakar Kuah Khas Tugu

Kuliner Lezat Dekat Stasiun Tugu yang Wajib Dicoba

6/12/24
https://www.stafana.com/2024/06/kuliner-kekinian-ayam-bakar-kuah-tugu.html


Tempat makan ini cocok banget buat semua orang yang suka kuliner tradisional, baik itu warga Jogja maupun wisatawan yang lagi jalan-jalan di sekitar Tugu Jogja. Mulai dari mahasiswa yang cari makan murah sampai keluarga yang ingin makan bareng, semua bisa menikmati di sini.


Lokasinya sangat strategis, cuma selangkah dari Tugu Jogja. Hanya butuh satu menit jalan kaki dari Tugu Jogja ke tempat ini. Jadi, setelah foto-foto di Tugu, langsung aja mampir ke sini.


Resep turunan keluarga dari tahun 1976


Ayam Bakar Kuah Tugu menyajikan menu spesial berupa ayam bakar dengan kuah rempah yang dimasak selama 18 jam. Rasa kuahnya manis, gurih, dan sedikit pedas. Kalau kamu merasa masih kurang pedas, jangan khawatir, di meja sudah tersedia sambal yang siap menggoyang lidah.



https://www.stafana.com/2024/06/kuliner-kekinian-ayam-bakar-kuah-tugu.html


Ayam bakar ini dihidangkan dengan ketupat/nasi, telur, tahu, bawang goreng, dan daun bawang. Kombinasi ini membuat setiap suapan terasa sempurna. Harga menu utama Ayam Bakar Kuah mulai Rp17.000-Rp32.000/porsi.


Selain itu, di sini juga menyediakan aneka sate seperti telur puyuh, bakso,usus, tempe bacem, dan masih ada pilihan kudapan yang enak: ada Pisang goreng lombok merah, Pisang goreng madu, pisang aroma klasik/coklat susu/keju susu, singkong goreng, bakwan jagung/sayur sambal, tahu isi, jagung bakar, dan roti bakar. 


Kenapa harus coba Ayam Bakar Kuah Tugu? 



https://www.stafana.com/2024/06/kuliner-kekinian-ayam-bakar-kuah-tugu.html




Selain rasanya yang enak dan kuahnya khas mirip gudeg, tempat ini juga menawarkan suasana makan yang bersih, nyaman dengan konsep tradisional. Harganya juga terjangkau, paling mahal hanya Rp32.000. Tempat parkirnya luas, jadi nggak perlu khawatir soal parkir mobil atau motor. Terdapat fasilitas toilet dan mushola yang bersih.


https://www.stafana.com/2024/06/kuliner-kekinian-ayam-bakar-kuah-tugu.html


Di sini, aneka minuman tradisionalnya juga nggak kalah menarik. Kamu bisa menikmati wedang jahe, bandrek, bir pletok, es susu tape yang enak,  wedang uwuh, es sereh jeruk nipis, dan masih banyak lagi.


Gimana cara ke sini? 



https://www.stafana.com/2024/06/kuliner-kekinian-ayam-bakar-kuah-tugu.html


Gampang banget! Kamu bisa search di Google Maps dengan kata kunci "Ayam Bakar Kuah Tugu". Lokasinya sudah terdaftar di Google Maps, jadi kamu nggak akan kesasar. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, rasakan sendiri sensasi makan enak di Ayam Bakar Kuah Tugu, Kuliner Lezat Dekat Stasiun Tugu yang Wajib Dicoba!


Baca juga: Kedai 69: Menu Khas Kondangan Solo

Menjelajahi Budaya dan Kolaborasi Siswa YIS dan Santa Laurensia

4/24/24
https://www.stafana.com/2024/04/Kolaborasi-YIS-dan-Santa-Laurensia.html


(Selasa, 23 April 2024) YIS, Sekolah Internasional di Yogyakarta menggelar acara istimewa yaitu Program Bertukar Siswa dengan Santa Laurensia School. Program Bertukar Siswa antara Yogyakarta Independent School (YIS) dan Santa Laurensia School pada tahun ini memberikan kesempatan yang berharga bagi siswa untuk mengeksplorasi budaya dan tradisi yang berbeda sambil membangun persahabatan baru dan keterampilan sosial.


Acara ini diselenggarakan di YIS Soccer Field & Basketball Court dengan semangat dan antusiasme yang tinggi.


Tujuan utama dari program bertukar siswa adalah memberikan pengalaman berharga kepada siswa dari YIS dan Santa Laurensia untuk belajar tentang keanekaragaman budaya dan memperluas wawasan mereka tentang dunia yang beragam.



Selama acara ini, siswa terlibat dalam berbagai kegiatan yang menyenangkan dan edukatif, seperti pertunjukan Jaranan, kunjungan ke Pameran Sains, Nature Art, permainan olahraga, dan permainan tradisional.



https://www.stafana.com/2024/04/Kolaborasi-YIS-dan-Santa-Laurensia.html

Pertunjukan Jaranan yang dilakukan oleh siswa-siswi sekolah dasar YIS mengawali serangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Meskipun cuaca sedikit mendung, antusiasme peserta tidak berkurang sedikitpun. Hal ini mencerminkan semangat belajar dan kolaborasi yang diusung oleh acara tersebut.



Kemudian, kegiatan Nature Art memunculkan semangat kerjasama dan kreativitas siswa dalam menciptakan karya seni alam yang indah menggunakan daun, bunga, dan rumput yang mereka temukan di sekitar lapangan.



Tidak hanya itu, permainan olahraga seperti hula hoop, tarik tambang, dan permainan lempar bola tangkap memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar tentang kerjasama tim, kekuatan, dan komunikasi yang efektif. Kegiatan-kegiatan ini bukan hanya melatih keterampilan fisik tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara siswa dari kedua sekolah.



Puncak acara ini adalah pertandingan sepak bola yang mempertemukan siswa  dari kedua sekolah. Suasana penuh semangat dan kegembiraan terasa dalam pertandingan ini, di mana semua peserta menikmati momen tersebut dengan antusiasme yang tinggi.


https://www.stafana.com/2024/04/Kolaborasi-YIS-dan-Santa-Laurensia.html


Melalui program bertukar siswa ini, siswa tidak hanya belajar tentang budaya dan tradisi yang berbeda, tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial, seperti menghargai perbedaan, membangun persahabatan, dan bekerja dalam tim. Mereka juga belajar bagaimana hidup dalam masyarakat yang multikultural, persiapan berharga untuk menjelajahi dunia di luar lingkungan sekolah.


https://www.stafana.com/2024/04/Kolaborasi-YIS-dan-Santa-Laurensia.html

Dengan acara bertukar siswa ini, YIS dan Santa Laurensia School telah menciptakan pengalaman yang berharga bagi siswa-siswa mereka. Mereka telah berhasil memperluas wawasan siswa tentang keanekaragaman budaya, membangun persahabatan yang kokoh, dan membantu siswa bersiap menghadapi dunia yang multikultural di masa depan.


Program ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang berharga tetapi juga memupuk semangat kolaborasi dan penghargaan terhadap perbedaan di antara generasi muda.


Sekilas tentang YIS, 


https://www.stafana.com/2024/04/Kolaborasi-YIS-dan-Santa-Laurensia.html



Visi dan Misi Yogyakarta Independent School (YIS) menggarisbawahi komitmen mereka untuk menciptakan lingkungan yang merangsang pemikiran kritis dan sikap peduli pada generasi muda. Berikut adalah visi dan misi YIS dalam bahasa sehari-hari:


Visi: Di Yogyakarta Independent School, YIS melihat masa depan di mana setiap siswa dan siswi kami menjadi individu yang peduli, ingin tahu, dan mampu berpikir secara kritis. YIS ingin siswa kami mampu membuat perbedaan positif dalam dunia yang terus berubah dengan mempertahankan rasa hormat terhadap keragaman budaya, nilai-nilai kemanusiaan, dan integritas profesional.

Apa itu YIS ( baca: di sini )



Misi:
Merangsang Pemikiran Kritis: YIS berkomitmen untuk merangsang dan mengembangkan kemampuan siswa dalam berpikir kritis. YIS ingin siswa  tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mampu menganalisis, menilai, dan menyimpulkan dengan bijaksana.


  • Memupuk Rasa Ingin Tahu: YIS mendorong rasa ingin tahu siswa dengan memberikan pengalaman belajar yang menarik dan relevan. 

  • Membuat Perbedaan dalam Dunia yang Berubah: YIS mendukung siswa untuk memiliki visi yang inklusif dan proaktif dalam membuat perbedaan positif di dunia yang terus berubah. 

  • Memelihara Rasa Hormat terhadap Keragaman Budaya: YIS mengajarkan kepada siswa tentang nilai-nilai inklusi dan menghormati keragaman budaya. 

  • Mengutamakan Nilai-nilai Kemanusiaan: YIS membimbing siswa untuk menginternalisasi nilai-nilai kemanusiaan seperti empati, toleransi, dan keadilan. 

  • Membangun Integritas Profesional: YIS menanamkan integritas dan nilai-nilai moral yang tinggi dalam sikap dan tindakan siswa kami.


Yogyakarta Independent School (YIS) memainkan peran penting dalam mendukung pengembangan holistik siswa.



Mereka menawarkan serangkaian program internasional yang mencakup Primary Years Programme (PYP) untuk anak-anak usia 3-12 tahun, Middle Years Programme (MYP) untuk siswa-siswi usia 11-16 tahun, dan Diploma Programme (DP) untuk siswa-siswi usia 16-19 tahun. Program ini tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan aspek akademis siswa tetapi juga membentuk keterampilan sosial, emosional, dan kreatif mereka. 



Program PYP dirancang untuk memberikan landasan yang kokoh dalam pendidikan dasar dengan fokus pada perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak-anak. Anak-anak diajak untuk menjadi peneliti yang ingin tahu, berpikir kritis, dan berkomunikasi secara efektif.


Sementara itu, MYP menawarkan kurikulum yang menantang dengan pilihan mata pelajaran yang beragam, termasuk seni dan desain. Siswa diajak untuk mengembangkan pemikiran kritis dan kreatif mereka melalui proyek-proyek yang menantang.


Pada tingkat yang lebih lanjut, DP memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi minat mereka dengan lebih mendalam, termasuk partisipasi dalam proyek-proyek kreatif dan pengabdian kepada masyarakat. Siswa yang menyelesaikan program ini dikenal luas dan diakui oleh universitas-universitas terkemuka di seluruh dunia.


Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi website YIS, sekolah internasional di Yogyakarta (di sini).


Auto Post Signature

Auto Post  Signature